Cara Menyimpan Status WhatsApp

26 December 2020
Cara Menyimpan Status WhatsApp

Cara Menyimpan Status WhatsApp

Baik rekan-rekan teknologi[dot]visitklaten[dot]com, dalam kesempatan kali ini kami akan berbagi tentang cara menyimpan status whatsapp tanpa aplikasi pihak ketiga dan tanpa screenshot. WhatsApp adalah salah satu aplikasi berkirim pesan instan populer yang dimiliki oleh Facebook yang banyak digunakan oleh pengguna smartphone.

Dalam aplikasi tersebut terdapat sebuah fitur yang bernama “Status”. Fitur ini memungkinkan bagi penggunanya untuk memajang foto, video pendek, ataupun GIF, sebagai status mereka yang mirip Instagram Stories.

Seperti halnya Instagram Stories, Status WhatsApp sendiri pun akan hilang dengan sendirinya setelah 24 jam. Pengguna pada umumnya memanfaatkan fitur “screenshot” di ponsel apabila ingin menyimpan status-status para kontak WhatsApp mereka supaya tidak hilang.

Aplikasi pihak ketiga, seperti “Status Saver” juga dapat digunakan untuk keperluan ini. Sebenarnya terdapat cara lain untuk menyimpan status WhatsApp tanpa melakukan screenshot maupun menggunakan aplikasi pihak ketiga. Silakan disimak langkah-langkahnya di bawah

Cara Menyimpan Status WhatsApp

1. Pertama, silakan buka aplikasi file manager di ponsel. Perlu dicatat, aplikasi file manager ini namanya mungkin akan berbeda-beda di setiap merek ponsel.

Seperti di ponsel merek Samsung, aplikasi file manager diberi nama “My Files”, sedangkan di ponsel merek Xiaomi aplikasi file manager diberi nama “File Manager”.

Meskipun nama aplikasinya berbeda, namun langkah-langkah atau cara untuk menyimpan status WhatsApp ini dapat dikatakan mirip antar aplikasi file manager. Di artikel ini, kami menggunakan aplikasi “My Files atau File Saya” karena ponsel yang digunakan bermerek Samsung.

2. Seusai membuka aplikasi file manager, maka silakan langsung menuju ke menu pengaturan aplikasi tersebut. Di aplikasi “My Files”, pengguna dapat mengakses menu pengaturan dengan meng-klik ikon “3 titik” di kanan atas aplikasi kemudian pilih menu “Settings”.

3. Di halaman pengaturan atau settings, aktifkan “Show hidden files/ tampilkan file sistem tersembunyi”. Dengan mengaktifkan opsi ini, maka seperti namanya, aplikasi “My Files” akan bisa menampilkan beberapa folder dan file yang tersembunyi di media penyimpanan internal.

4. Sesudah mengaktifkan opsi “Show hidden files”, maka silakan kembali ke tampilan awal aplikasi file manager. Lalu pilih menu “Internal Storage atau penyimpanan internal”.

5. Kemudian, setelah meng-klik “Internal Storage”, maka pengguna akan terdapat tampilan daftar folder dan file yang ada di media penyimpanan internal. Gulir layar sampai ke bawah dan pilih folder “WhatsApp”.

Status WhatsApp Akan Terlihat

6. Di folder “WhatsApp”, maka silakan pilih folder yang bernama “Media” lalu pilih folder “.Statuses’. Di folder inilah pengguna akan menemukan gambar atau video yang bersumber dari status-status di aplikasi WhatsApp.

Perlu diingat, agar bisa memunculkan status (video atau foto) di folder ini, maka harus melihat status tersebut di aplikasi WhatsApp terlebih dahulu.

Sesudah status dilihat, maka foto atau video yang terdapat di status WhatsApp tadi secara otomatis akan muncul di folder “.Statuses”. Atau dengan kata lain, status WhatsApp yang belum dilihat maka tak akan muncul di folder ini.

7. Setelah di dalam folder “.Statuses”, kemudian pilih Status (foto atau video) yang akan disimpan, kemudian salin atau pindahkan file tersebut ke folder lain yang sekiranya mudah diakses.

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami.

Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan, pertanyaan atau saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.

Referensi :
Gambar oleh Peggy und Marco Lachmann-Anke dari Pixabay

Postingan Terkait

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Scroll to Top