Bolehkah Ban Tubeless Menggunakan Ban Dalam?

5 Juni 2021
Bolehkah Ban Tubeless Menggunakan Ban Dalam

Baik rekan-rekan teknologi[dot]visitklaten[dot]com, dalam kesempatan kali ini kami akan berbagi tentang Bolehkah Ban Tubeless Menggunakan Ban Dalam?.

Bolehkah Ban Tubeless Menggunakan Ban Dalam

Dari sekian banyaknya jenis ban, sekarang ini banyak pengendara yang menggunakan ban tubeless. Tentu saja hal tersebut bukanlah hal yang aneh. Sesuai dengan fungsi ban, maka ban tubeless memberi kemudahan dari sisi perbaikan ketika terjadi kebocoran dan relatif lebih kuat.

Ban tubeless cenderung anti bocor dan mudah ketika tambal sendiri. Namun terdapat isu bahwa ban tubeless dapat menggunakan ban dalam. Sebenarnya bolehkah ban tubeless menggunakan ban dalam?

Pada dasarnya ban tubeless sama sekali tidak menggunakan ban dalam. Terdapat fluid sealant di beberapa jenis ban tubeless yang membuat ban tidak memerlukan ban dalam. Pada umumnya ban dalam hanya dipakai untuk versi biasa saja.

Namun banyak isu yang mengatakan bahwa ban tubeless boleh menggunakan ban dalam. Mungkin rekan-rekan termasuk yang pernah mendengarkan hal tersebut. Ingin mengenal faktanya? Berikut penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Fakta Ban Tubeless Menggunakan Ban Dalam

Isu ini muncul saat banyak yang mengatakan bahwa menggunakan ban dalam akan membuat kinerja tubeless lebih baik dan aman. Namun faktanya tidaklah demikian.

Dengan adanya penggunaan fluid sealant di dalam ban tubeless, sebetulnya tidak perlu lagi memakai ban dalam. Ban dalam hanya khusus dipakai di versi biasa saja. Alih-alih membuatnya lebih baik dan aman, malah menghilangkan fungsi utama dari fluid sealant.

Fluid sealant berfungsi untuk merapatkan sisi ban yang terkena benda tajam ketika berkendara. Jadi lubang yang mulai muncul segera tertutup oleh fluid sealant. Inilah sebabnya ban tubeless relatif anti bocor dan lebih kuat sepanjang digunakan.

Namun saat malah menggunakan ban dalam, akhirnya angin menjadi lebih cepat keluar dan menjadi total kempis. Padahal dengan fluid sealant, diperkirakan bisa tetap berkendara hingga sekitar 200 KM meskipun terdapat benda tajam yang tertancap di ban tubeless.

Oleh sebab itu, maka sejak awal jangan pernah memakai ban dalam untuk tubeless. Rekan-rekan bisa jadi tidak memperoleh fungsi utama dari ban jenis tersebut.

Melakukan Perawatan Ban

Banyak orang yang salah kaprah dalam urusan ban. Asalkan tidak kempis, maka tak perlu dicek kondisinya. Padahal telah jelas hal itu adalah penilaian yang salah. Rekan-rekan harus melakukan pengecekan ban secara berkala supaya kondisi ban tetap prima.

Apalagi ban adalah komponen mobil yang paling pertama yang berhadapan dengan jalan. Bagaimanapun kondisi jalannya, ban mobil bekerja untuk melewatinya. Sehingga harus melakukan perawatan ban secara berkala.

Salah satu contohnya adalah penggunaan ban serep yang dipaksakan. Saat ban mobil bocor, maka langsung diganti dengan ban serep. Harusnya sesudah itu langsung dibawa ke tukang tambal untuk memperbaiki ban utama yang bocor. Namun kebanyakan orang malah tetap memakai ban serep tersebut sepanjang waktu.

Padahal ban serep tersebut lebih kecil daripada versi biasa yang sudah digunakan sejak awal. Jika sampai rusak atau bocor lagi, maka yang hancur tidak hanya karetnya saja, tetapi velg juga. Itulah sebabnya kesadaran untuk perawatan ban harus dimiliki oleh setiap pengendara.

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami.

Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan, pertanyaan atau saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.

Referensi :
https://auto2000.co.id/berita-dan-tips/ban-tubeless-pakai-ban-dalam
https://www.istockphoto.com/

Postingan Terkait

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Scroll to Top