Sejarah reCAPTCHA, Teknologi Keamanan Internet

22 September 2024
Sejarah reCAPTCHA, Teknologi Keamanan Internet

Sharing Teknologi – Sejarah reCAPTCHA, Teknologi Keamanan Internet. reCAPTCHA adalah sebuah layanan yang diciptakan untuk membedakan antara pengguna manusia dan bot otomatis di internet, dengan tujuan utama melindungi situs web dari spam dan penyalahgunaan.

Sejarah reCAPTCHA, Teknologi Keamanan Internet

reCAPTCHA dikembangkan pada tahun 2007 oleh Luis von Ahn, Manuel Blum, Nicholas J. Hopper, dan John Langford di Universitas Carnegie Mellon.

Layanan ini berawal dari CAPTCHA (Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart), yang dikembangkan pada awal 2000-an. CAPTCHA menggunakan tes sederhana seperti memasukkan karakter dari gambar terdistorsi untuk memastikan bahwa input diberikan oleh manusia. Namun, CAPTCHA memiliki kelemahan karena tes tersebut juga bisa sulit dipecahkan oleh manusia, terutama bagi mereka dengan disabilitas visual.

Von Ahn melihat kesempatan untuk mengembangkan konsep CAPTCHA menjadi lebih bermanfaat dengan menciptakan reCAPTCHA. Ide dasarnya adalah menggunakan tugas verifikasi ini untuk tujuan lain yang berguna, seperti digitalisasi buku. Pada awalnya, reCAPTCHA menyajikan dua kata terdistorsi dari buku-buku yang sedang didigitalkan oleh Proyek Gutenberg atau Google Books.

Pengguna harus mengetikkan kedua kata tersebut dengan benar untuk membuktikan bahwa mereka adalah manusia. Satu kata dikenal oleh sistem dan satu kata lainnya adalah kata yang belum dikenali sistem OCR (Optical Character Recognition). Dengan demikian, manusia membantu memperbaiki hasil digitalisasi buku sambil menyelesaikan tes CAPTCHA.

Sejarah reCAPTCHA, Teknologi Keamanan Internet

Pada tahun 2009, Google mengakuisisi reCAPTCHA dan mengintegrasikannya ke dalam berbagai layanan mereka, seperti Gmail dan Google Maps. Ini memperluas penggunaan reCAPTCHA secara global dan meningkatkan efektivitasnya. Setelah akuisisi, Google juga mulai mengembangkan teknologi reCAPTCHA untuk menghadapi tantangan baru dari bot yang semakin canggih.

Pada tahun 2014, Google meluncurkan versi baru yang dikenal sebagai reCAPTCHA v2, yang menggantikan tes berbasis teks dengan tes berbasis gambar. Pengguna diminta untuk mengidentifikasi objek tertentu dalam gambar, seperti rambu lalu lintas atau kendaraan. Ini membuat reCAPTCHA lebih ramah pengguna dan lebih sulit bagi bot untuk menembus.

Kemudian, pada tahun 2018, Google meluncurkan reCAPTCHA v3 yang bekerja di latar belakang tanpa mengganggu pengguna. Versi ini menggunakan analisis risiko untuk menilai apakah suatu aktivitas mencurigakan atau tidak, berdasarkan pola interaksi pengguna dengan situs web. Pengguna yang mencurigakan mungkin masih diminta untuk menyelesaikan tes tambahan, tetapi sebagian besar pengguna manusia tidak perlu berinteraksi dengan tes sama sekali.

reCAPTCHA telah berkembang pesat sejak awalnya, dari sekedar verifikasi teks hingga analisis perilaku yang kompleks, semuanya demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna internet. Inovasi ini mencerminkan upaya berkelanjutan untuk mengatasi tantangan keamanan siber dengan cara yang lebih cerdas dan efisien.

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami.

Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan, pertanyaan atau saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.

Referensi :
chat.openai.com
upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/ad/RecaptchaLogo.svg/1024px-RecaptchaLogo.svg.png

Postingan Terkait

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Scroll to Top