Dampak Negatif Gadget Bagi Anak. Teknologi di Indonesia dewasa ini tidak bisa dipungkiri lagi bahwa berkembang secara pesat. Salah satu contoh teknologi yang sekarang ini menjadi kebutuhan manusia yaitu gadget.
Tak hanya orang dewasa, namun juga tidak sedikit anak usia dini telah menggunakan gadget. Sayangnya, gadget tak hanya mempunyai dampak positif, akan tetapi juga mempunyai dampak negatif bagi perkembangan anak.
Menurut penelitian Sundus M dalam jurnal The Impact of using Gadget on Children (2018), gadget bisa menyebabkan anak merasakan ketakutan, kegelisahan, serta rasa malu, sehingga mereka menghindari orang disekitarnya, tempat ataupun suatu kegiatan.
Emosi anak-anak akan menjadi tidak stabil, mudah menunjukkan kemarahan yang disebabkan oleh hal-hal kecil. Namun jika mereka diberikan gadget maka akan merasa tenang. Hal inilah yang membuat anak menjadi kurang interaksi sosial, sehingga mereka tidak lagi memperdulikan lingkungan sekitarnya.
Interaksi sosial pada anak usia dini sangat penting dan lebih optimal untuk perkembangan otak sang anak dengan diberi rangsangan sensorik secara langsung. Selain itu, dampak lain dari gadget pada kesehatan anak adalah apabila terlalu lama dan sering melihat layar gadget bisa menyebabkan mata lelah.
Hal itu tentu saja tak baik untuk kesehatan mata anak. Efek radiasi yang ditimbulkan oleh gadget sangat berbahaya bagi anak usia dini. Apabila seorang anak terus menerus terpapar radiasi yang berlebih dari gadget maka efeknya memang tidak dapat dirasakan secara langsung. Namun hal ini bisa menyebabkan penyakit kanker.
Peran Orang Tua Mencegah Dampak Gadget Bagi Anak
Tentu hal-hal tersebut sangat tidak diinginkan oleh para orang tua. Peran orang tua sangat dibutuhkan dalam hal ini. Orang tua harus bijak dalam memberikan gadget kepada sang anak, karena gadget juga masih mempunyai dampak yang positif sebagai media pembelajaran, dengan memberikan fitur-fitur edukatif yang bermanfaat.
Orang tua juga harus pandai membangun komunikasi yang baik dengan anak, agar dapat menerima dan menuruti arahan yang disampaikan orang tuanya. Untuk itu, anak harus terus diawasi ketika menggunakan gadget, agar bisa meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan, dengan cara memberikan jadwal screen time kepada anak.
Menurut penelitian, seorang anak hanya mempunyai 30 menit dalam sehari untuk menggunakan gadget. Orang tua juga harus tetap mengajak anak untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dan bermain dengan teman sebayanya.
Memastikan anak memiliki tidur yang cukup. Sebab tidur yang baik bisa memulihkan ketegangan mata yang diakibatkan oleh gadget dan untuk kerja otak yang efisien. Hal-hal tersebut harus dilakukan secara berkelanjutan agar bisa menghindari dampak negatif yang ditimbulkan gadget.
Terima kasih telah mengunjungi website kami.
Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan dan saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar/review.
Komentar