Charge HP Di Mobil, Jangan Sembarangan Ya

26 April 2021
Charge HP Di Mobil, Jangan Sembarangan Ya

Charge HP Di Mobil, Jangan Sembarangan Ya. Sekarang ini memang suatu kebiasaan mengecas ponsel di mobil telah lumrah dan praktis. Hal tersebut pada umumnya dilakukan dengan memakai output lighter yang telah tersedia di mobil, ataupun menggunakan penambahan aksesori yang dijual di toko-toko aksesori otomotif.

Charge HP Di Mobil, Jangan Sembarangan Ya

Namun, amankah jika mengecas ponsel di dalam mobil ini?

Apabila dalam keadaan diam, maka arus listrik yang mengalir ke dalam ponsel cenderung stabil. Namun, ketika mobil berjalan, maka listrik yang dialirkan akan cenderung naik turun. Sehingga potensi kerusakan ponsel menjadi lebih besar.

Kerusakan yang mungkin bisa terjadi, antara lain yaitu seperti baterai cepat panas, bocor, menggembung, mati total, lebih parahnya lagi ponsel bisa meledak. Apabila meledak, tentu akan membahayakan pengendara maupun penumpang di dalamnya.

Sebenarnya, apabila mengecas ponsel di mobil dalam perjalanan yang singkat, maka risiko kemunculan masalah-masalah tersebut masih kecil. Tetapi, ketika melakukan perjalanan jarak jauh, maka potensi ponsel meledak dapat semakin besar. Karena aki terus menyuplai listrik, sedangkan baterai telah kelebihan muatan.

Dari penjelasan diatas, terdapat ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama mengecas ponsel di dalam mobil.

Tips Charge Ponsel Di Mobil

Berikut ini beberapa tips untuk Charge HP Di Mobil antara lain yaitu 

1. Mengontrol Kondisi Baterai

Bahaya yang mungkin muncul ketika charging handphone di dalam mobil yaitu saat tidak mengontrol pengisian baterai tersebut. Artinya, perlu untuk memantau apakah baterai telah terisi penuh atau belum.

Apabila baterai telah penuh, maka langsung cabut gadget dari port dan jangan lupa, untuk menghentikan proses pengecasan ponsel jika charger atau ponsel tiba-tiba panas.

2. Memperhatikan Spesifikasi Charger

Dalam menggunakan charger khusus untuk mobil, lebih baik memilih produk orisinal karena telah disesuaikan dengan unit gawainya. Meskipun banyak charger di pasaran yang berkualitas bagus, tidak sedikit yang kualitasnya jelek.

Jika kualitasnya jelek tentu akan terasa langsung di ponsel seperti proses pengecasan berlangsung tidak sempurna. Di indikator baterai telah terlihat penuh,namun nyatanya belum. Sebaiknya memilih charger dengan kualitas baik dan output-nya juga stabil. Karena walaupun model charger sama, belum tentu kualitas dan aliran listriknya juga sama.

3. Jangan Membiarkan Tertancap Lama

Bagi yang masih mengandalkan port lighter untuk mengecas, maka lebih baik jangan membiarkan charger tersebut tertancap lama jika telah tidak digunakan lagi. Karena proses starter mobil memerlukan tegangan listrik besar, sehingga charger yang terpasang akan memberi kesan masih digunakan.

4. Hanya Dalam Kondisi Darurat

Akan lebih baik untuk ponsel dan juga kondisi mobil, jika pengecasan gawai tidak dilakukan di dalam mobil, kecuali untuk dalam kondisi darurat. Alangkah lebih baik jika mengisi baterai ponsel sebelum mengendarai mobil, supaya tidak perlu mengecas lagi selama perjalanan. Atau bisa juga membawa power bank apabila cukup intens menggunakan ponsel.

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami.

Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan, pertanyaan atau saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.

Referensi :
Image by Shabaz khan from Pixabay

Postingan Terkait

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Scroll to Top