Sharing Teknologi – Sejarah Opera, Peramban Web Inovatif. Peramban web, atau browser, berfungsi sebagai antarmuka pengguna untuk mengakses dan menjelajahi internet.

Browser memungkinkan pengguna membuka halaman web, menampilkan konten multimedia, dan menjalankan aplikasi web. Fungsi utamanya termasuk mengeksekusi kode HTML, CSS, dan JavaScript, serta memproses data untuk menampilkan halaman web dengan benar.
Peramban juga mendukung navigasi dengan tab, menyimpan bookmark, dan mengelola riwayat penelusuran. Beberapa browser menyertakan fitur-fitur keamanan seperti perlindungan pelacakan atau sandboxing.
Dengan demikian, fungsi peramban sangat penting dalam memberikan pengalaman yang lancar dan aman bagi pengguna internet.
Sejarah Opera, Peramban Web Inovatif
Opera, peramban web yang inovatif, memiliki sejarah panjang yang dimulai pada tahun 1994. Diciptakan oleh Telenor, sebuah perusahaan telekomunikasi Norwegia, sebagai proyek penelitian internal.
Opera pertama kali dirilis sebagai peramban berbasis penelitian pada tahun 1996. Pada tahun 1997, Opera Software didirikan sebagai perusahaan independen untuk mengembangkan dan memasarkan peramban ini.
Opera 2.0, yang diluncurkan pada 1997, menandai langkah besar dengan memperkenalkan fitur-fitur seperti dukungan untuk frame, CSS, dan dukungan multibahasa. Opera terus mengembangkan fitur-fitur inovatif seperti pop-up blocker, tab browsing, dan Speed Dial.
Pada 2005, Opera menjadi peramban pertama yang menawarkan fitur zoom halaman, memungkinkan pengguna untuk memperbesar atau memperkecil tampilan halaman web. Versi seluler Opera Mini, yang dirilis pada 2005, mendapatkan popularitas besar karena kemampuannya mengompres data dan mempercepat pengalaman berselancar di perangkat seluler.
Selanjutnya, pada 2013, Opera mengadopsi mesin rendering Chromium dari Google, meningkatkan kompatibilitas dan kinerja. Opera Turbo, fitur yang memadukan kompresi data dengan teknologi server Opera, juga memberikan kecepatan dan efisiensi dalam penggunaan bandwidth.
Pada 2016, Opera diakuisisi oleh perusahaan konsorsium Tiongkok, Golden Brick Capital Private Equity Fund I, dan terintegrasi ke dalam grup perusahaan di bawah nama Opera Software AS. Selanjutnya, pada 2018, Opera Software AS memisahkan divisi browser dan membangun Opera AS sebagai entitas terpisah.
Opera terus memperkenalkan fitur-fitur seperti built-in ad blocker, VPN gratis, dan Crypto Wallet yang mendukung mata uang kripto. Dengan fokus pada keamanan dan privasi, Opera terus berkomitmen untuk memberikan pengalaman berselancar yang inovatif dan efisien.
Sejarah Opera mencerminkan evolusi konstan untuk menjawab tuntutan dan kebutuhan pengguna dalam menjelajahi dunia web.
Terima kasih telah mengunjungi website kami.
Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan, pertanyaan atau saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.
Komentar