Sharing Teknologi – Sejarah Edge, Peramban Web Microsoft. Microsoft Edge berperan penting dalam ekosistem Windows dan layanan Microsoft lainnya.

Sebagai peramban default di Windows 10 dan Windows 11, Edge menyediakan akses cepat dan aman ke internet dengan performa yang ditingkatkan melalui basis Chromium.
Edge juga mendukung produktivitas melalui integrasi dengan Microsoft 365, memungkinkan pengguna untuk mengakses aplikasi seperti Word, Excel, dan OneNote langsung dari peramban.
Fitur-fitur seperti pelacakan pencegahan, mode InPrivate, dan koleksi membantu meningkatkan privasi dan kemudahan penggunaan.
Selain itu, Edge mendukung penggunaan di berbagai platform, termasuk macOS, iOS, dan Android, sehingga memungkinkan pengalaman yang konsisten di berbagai perangkat. Dengan demikian, Edge menjadi alat penting bagi pengguna Windows dan layanan Microsoft.
Sejarah Edge, Peramban Web Microsoft
Microsoft Edge adalah peramban web yang dikembangkan oleh Microsoft, pertama kali dirilis pada tanggal 29 Juli 2015 bersamaan dengan peluncuran Windows 10. Edge menggantikan Internet Explorer sebagai peramban default di Windows.
Diciptakan dengan mesin render baru bernama EdgeHTML, Edge dirancang untuk menjadi lebih cepat, aman, dan mendukung standar web modern dibandingkan pendahulunya.
Awalnya, Edge tidak mendapatkan penerimaan yang luas. Banyak pengguna masih setia menggunakan peramban lain seperti Google Chrome atau Mozilla Firefox. Namun, Microsoft terus memperbarui dan meningkatkan Edge dengan berbagai fitur baru dan peningkatan performa.
Salah satu langkah besar dalam perkembangan Edge adalah keputusan Microsoft pada akhir 2018 untuk membangun ulang peramban ini menggunakan Chromium, basis yang sama yang digunakan oleh Google Chrome.
Versi Chromium dari Edge, sering disebut sebagai “Edge Chromium,” dirilis secara umum pada 15 Januari 2020. Edge Chromium membawa banyak peningkatan, termasuk kompatibilitas yang lebih baik dengan berbagai situs web, dukungan untuk ekstensi Chrome, serta performa yang lebih cepat dan stabil. Langkah ini terbukti sukses, dan Edge mulai mendapatkan lebih banyak pengguna.
Selain performa dan kompatibilitas yang lebih baik, Edge Chromium juga menekankan privasi dan keamanan. Microsoft menambahkan fitur seperti pelacakan pencegahan dan mode InPrivate untuk browsing yang lebih aman. Edge juga diintegrasikan dengan berbagai layanan Microsoft lainnya, seperti Bing, Microsoft 365, dan Xbox, memberikan pengalaman yang terpadu bagi pengguna ekosistem Microsoft.
Dengan fitur-fitur seperti koleksi, yang memudahkan pengguna mengorganisasi informasi yang ditemukan di web, serta integrasi dengan alat-alat produktivitas, Edge berhasil menarik perhatian pengguna yang mencari alternatif selain Chrome dan Firefox.
Hingga kini, Microsoft terus berinovasi dan menambahkan fitur-fitur baru untuk memastikan Edge tetap relevan dan kompetitif di pasar peramban web yang sangat dinamis.
Terima kasih telah mengunjungi website kami.
Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan, pertanyaan atau saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.
Komentar