Sejarah WordPress Mulai Tahun 2003 Sampai 2019

1 Agustus 2019
Sejarah WordPress

Apakah kalian tahu sejarah wordpress?. Sekarang ini lebih dari 32% dari semua situs web populer di internet menggunakan wordpress. WordPress dimulai disebabkan pengembangan perangkat lunak blogging yang ada saat itu yaitu b2 / cafelog dihentikan oleh pengembang utama mereka.

Pada tahun 2003, 2 pengguna b2 / cafelog yakni Matt Mullenweg dan Mike Little, memutuskan untuk membangun platform baru di atas b2 / cafelog.

Mereka berdua mungkin tidak tahu bahwa wordpress pada akhirnya akan bermanfaat bagi jutaan pengguna di seluruh dunia, membuka ribuan pekerjaan. Selain itu juga seluruh industri pengembang, desainer, blogger, penulis, dan pembuat web akan mencari nafkah dari itu.

Sejarah WordPress

Pada tanggal 27 Mei 2003, Matt mengumumkan WordPress versi pertama yang diterima dengan baik oleh masyarakat. Dengan didasarkan pada b2 Cafelog dengan perbaikan yang cukup signifikan. Versi pertama WordPress mencakup antarmuka admin baru, templat baru, dan juga templat yang sesuai dengan XHTML 1.1.

Pada bulan Mei 2004, WordPress hadir dengan versi 1.2 dengan arsitektur plugin. Hal ini membuat pengguna dan pengembang bisa memperluas fungsionalitas WordPress dengan membuat plugin sendiri dan membaginya.

WordPress 1.2 menawarkan pengguna platform yang matang, stabil, mudah dan fleksibel dengan fitur. Dalam rilis ini jumlah pengguna wordpress meroket. WordPress mulai menjadi lebih baik dengan bantuan dan minat dari komunitas.

WordPress 1.5 dirilis di bulan Februari 2005 yang menawarkan Pages, alat komentar moderasi, tema standar baru Kubrick, dan Sistem Tema yang baru.

Bulan Desember 2005, WordPress 2.0 dirilis dengan dasbor admin baru. Area admin baru adalah perombakan total layar administrasi di WordPress.

Dengan menggunakan JavaScript dan DHTML membuat antarmuka pengguna menjadi lebih baik sehingga tidak perlu memuat halaman untuk melakukan beberapa tugas sederhana.

Pengguna dapat menambahkan kategori dan tag ke dalam postingan tanpa perlu meninggalkan editor posting ataupun menghapus komentar tanpa memuat kembali layar komentar.

Tanggal 1 Maret 2006, Automattic yakni perusahaan yang didirikan oleh salah satu pendiri WordPress yaitu Matt Mullenweg. Dia mengajukan pendaftaran merek dagang untuk WordPress dan juga logo WordPress.

Tahun 2008, sebuah perusahaan desain web yang bernama Happy Cog bergabung dalam proyek WordPress untuk membantu merancang antarmuka admin WordPress baru.

Bulan Juni 2010, Automattic yakni perusahaan yang didirikan oleh salah satu pendiri WordPress yaitu Matt Mullenweg telah mengalihkan kepemilikan merek dagang dan logo WordPress ke Yayasan WordPress.

Momen ini adalah momen penting di dalam sejarah WordPress, karena menegaskan WordPress akan terus tumbuh, dan tidak bergantung lagi pada perusahaan ataupun sekelompok pengembang dalam melanjutkan proyek.

WordPress sebagai CMS

Tanggal 17 Juni 2010 telah rilis WordPress 3.0 yang merupakan langkah besar WordPress sebagai CMS. Dalam rilis kali ini wordpress memperkenalkan beberapa fitur seperti custom post types, taksonomi kustom, header, latar belakang kustom, menu, bantuan kontekstual pada layar admin, dll. Dalam rilis ini juga hadir Twenty Ten yang juga memulai tradisi tema default baru untuk setiap tahun.

Pada 2011, format pos dan bilah admin masuk ke WordPress. Beberapa plugin WordPress yang sangat keren membangun platform eCommerce yang kuat di WordPress. Sehingga pengguna WordPress bisa membuat toko online dan membangun situs web e-commerce menggunakan WordPress.

Pada 2012, pengubah tema, pratinjau tema, dan pengelola media baru diperkenalkan. Fitur tersebut sangat membantu pengguna baru dalam membuat galeri gambar dan mempratinjau tema.

WordPress menjadi CMS paling populer

Tahun 2013, WordPress 3.7 dilengkapi dengan fitur pembaruan otomatis baru sehingga WordPress secara otomatis memperbarui perangkat lunak situs untuk rilis minor. Fitur pembaruan otomatis sangat mirip dengan apa yang dilakukan browser Google Chrome. Pada saat ini WordPress menjadi CMS paling populer di dunia.

Desember 2013, WordPress 3.8 dirilis memperkenalkan MP6. Antarmuka admin WordPress baru yang responsive pada perangkat atau ukuran layar apa pun.

Tanggal 16 April 2014, WordPress 3.9 dirilis. Berfokus dalam peningkatan editor posting visual WordPress. Gambar dapat diseret dan dijatuhkan langsung ke editor pos. Pengguna dapat mengedit gambar dan melihat preview galeri di dalam editor. WordPress 3.9 juga memperkenalkan pratinjau widget langsung, daftar putar audio, dan juga beberapa perangkat tambahan lainnya. WordPress 4.0 dan WordPress 4.1 rilis dengan lebih banyak penyempurnaan.

Pada tahun 2015 rilis WordPress 4.2, 4.3, dan 4.4. Rilis berfokus dalam peningkatan lokalisasi, penyesuai tema, dukungan emoji, dan meletakkan infrastruktur untuk WordPress REST API. Pada tahun 2015 juga, WooCommerce yang merupakan plugin WordPress eCommerce paling populer diakuisisi oleh Automattic.

Tahun 2016, WordPress 4.5, 4.6, dan 4.7 dirilis. Setiap rilis menawarkan beberapa fitur dan peningkatan baru. Pada akhir tahun, WordPress.org mengumumkan secara aktif mendukung HTTPs.

Pada 2017, WordPress 4.8 dan 4.9 dirilis. Rilis ini menawarkan beberapa widget default baru guna menambahkan audio, gambar, video, galeri, rich text, dan HTML.

Pada tahun 2018, WordPress 5.0 dirilis dengan pengalaman pengeditan baru. Proyek editor blok WordPress baru diberi nama sandi Gutenberg.

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami.

Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan dan saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar/review.

Postingan Terkait

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Scroll to Top